3 Cara Tokcer dan Cepat Menjual Lukisan

  • Whatsapp
ilustrasi jual lukisan
ilustrasi jual lukisan
banner 468x60

Anda seorang pelukis ? atau sekedar hobby melukis dan memiliki sejumlah karya lukis yang tertumpuk dalam gudang atau jadi pajangan di rumah Anda, dan ingin menjual karya – karya lukis tersebut, tetapi bingung bagaimana cara menjualnya dengan harga yang layak dan di hargai sebagai benda seni ?

Atau Anda hanya seorang kolketor dan penikmat seni, dan sudah memiliki banyak koleksi lukisan, sehingga Anda ingin menjualnya sebagian sehingga dapat mengkonversi nilai seni sebuah lukisan menjadi memiliki nilai ekonomis ?

Lukisan sebagai sebuah karya seni, tentu juga membutuhkan kreatifitas dan strategi khusus untuk menjualnya, karena kepemilikan karya seni bukanlah kebutuhan utama manusia, tetapi sebagai kebutuhan tertier (tambahan).

Dan di pastikan target marketnya juga tidak sembarang orang, bisa para miliuner penikmat seni, lembaga atau instansi, bisa juga perusahaan besar yang ingin menghiasi property mereka dengan benda – benda seni sebagai symbol strata sosial

Nggak usah bingung, berikut ini 3 cara menjual lukisan ataupun karya seni lainnya dengan cepat dan tokcer, sehingga hobby Anda sebagai pelukis bisa menghasilkan uang.

1. Menjual Lukisan Secara Online

Ada dua cara menjual lukisan secara online yang dapat dilakukan oleh seorang pelukis ataupun Anda yang ingin terjun ke dunia ‘bisnis lukisan”.

Yakni dengan cara ‘titip jual’ di beberapa toko online atau e-comerce baik nasional maupun internasional.

Sedangkan cara kedua adalah dengan membuka toko online lukisan sendiri, atau semacam gallery online lukisan dengan branding nama pelukis, apabila Anda seorang pelukis terkenal dan karyanya sudah di akui, atau bila Anda seorang pelukis pemula dengan jumlah karya terbatas, bisa menggandeng rekan – rekan pelukis lainnya untuk sama – sama membuka gallery lukisan online secara bersama – sama.

Lukisan sebagai sebuah karya seni, tentu kita tidak bisa ‘titip jual” kepada sembarang toko online atau e-comerce yang menjual produk sehari – hari atau produk fashion dan medis, sekalipun toko online tersebut sudah memiliki nama besar sekalipun.

Meski beberapa toko online besar baik nasional maupun internasional terkadang juga menyediakan widget khusus di toko online mereka bersama berbagai macam produk lainnya, seperti di tokopedia.com, ada menyediakan space khusus untuk menjual benda – benda seni termasuk lukisan.

Akan tetapi karena lukisan memiliki nilai eksklusifitas, maka untuk titip jual juga pastikan melalui e-commerce khusus benda seni atau produk terkait, sehingga kesannya lukisan Anda memiliki gengsi dan tidak murahan, dan harganya juga bisa di banderol yang layak.

Untuk beberapa toko online yang kusus menjual benda seni dan lukisan secara online di tingkat nasional Indonesia ada situs lukisanku.com, hijauart.com, dan beberapa situs toko online lainnya.

Beberapa situs benda seni di tingkat internasional lebih banyak lagi gallery online maupun toko online yang khusus menjual benda seni dan antik yang punya nama dengan buyer dan pelanggan tetap kolektor – kolektor dunia, sehingga karya Anda berpeluang di beli oleh orang – orang berduit dari belahan lain dunia.

Diantaranya lewat situs yang di penggunanya terbanyak di dunia, You Tube, hanya saja untuk memasarkan benda seni dan lukisan lewat You Tube perlu sedikit kerja extra dengan membuatkan video lukisan yang hendak kita jual.

Jadi karya lukisan tersebut kita buatkan video pendek dahulu, dan kalau bisa bukan hanya menampilkan foto dan video lukisannya saja, alangkah lebih menarik bila di lengkapi deksripsi, sejarah atau makna lukisan di maksud, akan lebih menarik bila di lengkapi dengan komentar dari Kurator lukisan yang sudah terkenal misalnya.

Selain You Tube ada juga sebuah jaringan social terbesar bagi para seniman dunia, mulai dari pelukis, pekerja seni, fotografer hingga desainer tergabung dalam jaringan social yang diberi nama DeviantART.com itu.

DeviantART.com, saat ini telah memiliki 14 juta lebih anggota yang juga bisa memberikan feedback terhadap karya Anda yang di pajang atau promosikan melalui DeviantART yang telah memberlakukan juga mata uang virtual bernama ‘Point”.

Tapi tidak bisa Anda terburu – buru gabung dan langsung jualan di jejaring seniman dunia tersebut, mulailah dengan share karya Anda terlebih dahulu, dan lihatlah bagaimana respon dan penilaian anggota komunitas tersebut terhadap karya Anda.

Apabila karya Anda mendapat respon positif, maka lukisan tersebut barulah bisa Anda jual, sehingga harga yang Anda tawarkan ke anggota jejaring social itu juga bisa lebih kompetitif, bahkan bisa saja berlangsung layaknya lelang online, dengan banderol mulai dari US$ 20 – US$ 100, bahkan lebih.

Selain dua situs online diatas, salah satu toko online yang terkenal untuk benda seni dan benda antic adalah situs jual beli E-bay yang sudah banyak melelang dan menjual benda – benda seni dan antik dengan harga yang selangit.

Selain modal lukisan, untuk berhubungan dengan admin maupun para pembeli di situs – situs dan toko online dunia itu tentu modal bahasa Inggris juga harus Anda miliki sebagai modal cuap – cuap dan baku tawar dengan calon pembeli lukisan Anda.

Cara menjual lukisan secara online lainnya adalah dengan membuat dan memiliki website sendiri, baik atas nama Anda sebagai brandingnya maupun menggunakan nama lainnya.

Tentu dengan membuat website sendiri ataua gallery lukisan online, tidak serta merta bahwa lukisan Anda pasti di beli oleh orang, semua kembali tergantung bagaimana packaging dan promosi, serta tim marketing online Anda bekerja.

Kalau Anda tidak memiliki tim marketing khusus yang piawai, jangan harap akan ada pengunjung dan kolektor yang mampair menengok website Anda, apalagi sampaiberbelanja lukisan karya Anda.

2. Menjual Lukisan Lewat Lelang Amal

Salah satu cara yang juga terbukti cepat dan tokcer dalam menjual lukisan yang sudah terbukti dan pernah penulis lakukan adalah menggelar Lelang Amal pada event – event tertentu yang rame di kunjungi oleh orang banyak.

Misalnya bertepatan dengan acara pameran pembangunan, atau ada konser musik penyanyi terkenal, atau acara – acara kantor, pengajian, atau kegiatan social sekalipun bisa Anda melakukan lelang amal lukisan sepanjang kegiatan tersebut di hadiri oleh orang banyak.

Atau untuk memastikan bahwa yang datang dalam acara lelang amal yang Anda gelar adalah kolektor, penikmat seni dan pasti berduit bisa di kemas sebuah acara khusus dalam bentuk dinner misalnya.

Jadi teknis mengemasnya adalah bahwa sebagian dari hasil penjualan lukisan Anda tersebut misalnya di sumbangkan untuk membiayai aksi dan kegiatan social di daerah Anda, misalnya ada bencana alam, atau penyakit tertentu, atau untuk menyelesaikan masalah tertentu seperti pendidikan dan kesehatan bagi orang pedalaman dan tidak mampu misalnya.

Dengan pola ini, banderol lukisan Anda sekalipun mahal, yang membeli tidak merasa keberatan karena mereka tahu bahwa hasil penjualan sekian persennya untuk mendanai kegiatan social.

3. Menjual Lukisan Lewat Pameran

Bila Anda seorang pelukis pemula, tetapi memiliki keunikan atau kekhasan dalam karya lukis yang Anda buat, rajin – rajinlah mengikuti pameran atau bila perlu membuat pameran sendiri. Baik secara tertutup maupun secara terbuka.

Karena dengan seringnya Anda menggelar atau mengikuti pameran, maka secara tidak langsung mempromosikan karya – karya Anda sebagai sebuah benda seni yang bernilai tinggi, dan secara lambat laun positioning Anda sebagai pelukis terkenal mulai terbentuk dan secara pasti berpengaruh pada banderol lukisan Anda tentunya.

Dalam menggelar pameran lukisan, tidak perlu Anda kemas sebagai pameran tunggal, bisa mengajak beberapa seniman lainnya, bisa dengan produk dan karya yang sama, namun alangkah lebih baik berbeda, sehingga bisa memancing pengunjung pameran sebanyak – banyaknya.

Mendengar kata pameran pasti yang tergambar di benak Anda adalah sejumlah pengeluaran yang sangat besar, padahal belum tentu selalu ada transaksi dalam setiap pameran.

Sebenarnya cukup banyak strategi kita melakukan pameran tanpa harus mengeluarkan dana yang besar untuk menggelar pameran tersebut.

Anda biasa memasuki beberapa hotel tertentu yang memajang lukisan dengan tulisan “Dijual”, jadi selama lukisan tersebut belum terjual, ia akan menjadi hiasan dinding ataupun salah satu property seni dalam sebuah mall, hotel, bahkan juga perkantoran tertentu.

Demikianlah 3 cara menjual lukisan yang tokcer dan cepat laku, bila Anda konsisten dan kontinyu melakukan 3 cara diatas secara sendiri maupun bersama – sama, maka karya lukis Anda lambat laun makin terkenal dan di buru oleh para kolektor. (seruling)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *